1. Menurut Drs . Alo Liliweri , M.S ( 1999 : 33 ) pembagian jenis-jenis iklan :
a. Pembagian Secara Umum :
Iklan Tanggung Jawab Sosial
Adalah iklan yang bertujuan untuk menyebarkan pesan-pesan yang bersifat informatif , penerangan pendidikan agar membentuk sikap masyarakat sehingga mereka bertanggung jawab terhadap masalah sosial. Contoh adalah iklan anjuran pemerintah.
Iklan bantahan
Iklan ini diajukan melalui media massa untuk membantah dan memperbaiki citra suatu produk yang namanya sudah tercemar di kalangan masyarakat akibat suatu informasi yang tidak benar. Contohnya iklan tentang suatu perusahaan yang ingin mengembalikan citra produk perusahaannya.
Iklan keluarga
Iklan yang pesan – pesannya merupakan pemberitahuan tentang terjadinya suatu peristiwa kekeluargaan kepada keluarga / khalayak lainnya . contoh : iklan perkawinan , iklan selamat Hari Raya , iklan kematian , iklan ucapan Selamat Sukses .
b. Pembagian Secara Khusus
Iklan berdasarkan khalayak sasaran
Khalayak sasaran iklan dapat digolongkan atas usia , jenis kelamin , gaya hidup , motif membeli dan sikap terhadap produk tertentu.
Contoh :
1. Iklan untuk konsumen yang sasaran utamanya adalah para pemakai suatu produk baik barang atau jasa.
2. Iklan untuk bisnis ditujukan kepada mereka yang mempunyai bisnis dan usaha dagang.
3. Iklan nasional / Internasional Iklan ini disalurkan media dengan tujuan untuk menjangkau khalayak apakah itu pembeli / konsumen yang terletak dalam suatu wilayah atau wilayah negara lain.
2. Berdasarkan Manfaat (menurut Kotler) yaitu,
• Institutional Advertising, yaitu periklanan untuk pembentukan citra organisasi atau perusahaan jangka panjang.
• Brand Advertising, yaitu periklanan untuk pemantapan pada merk tertentu dalam jangka panjang.
• Classified Advertising, yaitu periklanan untuk penyebaran informasi tentang penjualan, jasa dan peristiwa.
• Sales Advertising, yaitu periklanan untuk pengumuman penjualan khusus.
3. Berdasarkan Klasifikasi (menurut Richard E. Stanley)
• Nastional Advertising, yaitu periklanan yang dilaksanakan oleh produsen dari suatu barang industri maupun barang konsumsi yang disebarkan secara nasional maupun regional.
• Local Advertising, yaitu periklanan yang dibatasi oleh lingkungan geografis.
• Consumers Advertising, yaitu periklanan yang ditujukan untuk Midleman.
• Industrial Advertising, yaitu periklanan untuk mencapai manufactures lain yang dapat digunakan produk yang telah diiklankan.
• Primary Demand Advertising, yaitu periklanan yang ditujukan untuk mempromosikan produk, tanpa menonjolkan merk penjualnya.
• Selective Demand Advertising, yaitu periklanan yang ditujukan untuk membangkitkan selective demand secara jelas menyebutkan dan mengulangi brand name dari produk tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar